Tipe Data
Tipe data adalah jenis data yang mempunyai batasan tempat dan karakteristik sesuai dengan interprestasi data dan dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam pemrograman komputer. Tipe data pada umumnya termasuk tipe data primitif, yaitu interger, floating point number dan character(string).
Setiap variabel atau konstanta yang ada dalam kode program, sebaiknya kita tentukan dengan pasti tipe datanya. Ketepatan pemilihan tipe data pada variabel atau konstanta akan sangat menentukan pemakaian sumberdaya komputer (terutama memori komputer).
Macam-Macam Tipe Data
- Integer (int)
Integer adalah salah satu dasar tipe data yang dapat kita gunaka untuk menyimpan memori berformat angka / bilangan bulat, yaitu bilangan yang tidak mengandung angka dibelakang koma. Contoh data bilangan bulat adalah 1, 2, 4,100 dan sebagainya.
- Short
Pada umumnya diaplikasikan pada komputer –komputer 16-bit,yang saat ini semakin jarang keberadaannya.
· - Long
Tipe ini digunakan untuk kasus-kasus tertentu yang nilainya berada di luar rentang tipe int, karna tipe ini punya range paling tinggi dibanding Integer lainnya.
Dengan kata lain, tipe long terpaksa digunakan jika data memiliki range diluar range int.
· - Double
Sama seperti float, Double merupakan salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan / real / mengandung angka dibelakang koma maupun eksponensial. Perbedaan double dengan float hanya pada ukuran memori, jangkauan nilai yang dapat disimpan dan tipe data double dapat menyatakan bilangan real dengan ketelitian tinggi (hingga 15 digit di belakang koma).
- Float
Float adalah salah satu tipe data yang bersifat menyatakan bilangan pecahan /real / mengandung angka dibelakang koma, maupun eksponensial. Tipe data float dapat menyatakan bilangan real dengan ketelitian relatif lebih rendah jika dibanding double (hingga 7 digit di belakang koma). Contoh data float adalah 3,14 dan sebagainya.
Contoh code pengecekan PANJANG Tipe Data di C++ :
kalau di jalankan programan di atas, maka hasilnya seperti ini
Pada contoh diatas ,double memiliki ukuran 8 bytes dan1 byte = 8 bits.
8 bits akan membentuk 8 index dan masing index berisi binary / biner, karna komputer hanya membaca angka biner 0 dan 1, jadi setiap karakter yang kita tulis akan di convert ke dalam bentuk ASCII dulu lalu dijadikan biner.
Contoh Code Untuk Mengetahui Size Tipe Data Dengan Java :
Setelah kita belajar bagaimana mengatahui ukuran tipe data data dengan C++, sekarang kita akan belajar bagaimana mengetahui ukuran tipe data Dengan Java.
kalau di jalankan programan di atas, maka hasilnya seperti ini
Kesimpulan
Kesimpulan dari penjelasan diatas adalah bagaimana kita mengetahui ukuran tipe data sehingga kita bisa tau dan menentukan nilai minimal, maksimal dan tipe data yang mana yang baik untuk digunakan.
Terimakasih telah membaca artikel ini, Semoga artikel ini bisa membantu teman-teman semua untuk memecahkan masalah.(y)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar